Desa Baleasri, Magetan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Partisipatoris (KKNP) Kelompok 6 STAIM Magetan menginisiasi pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM Desa Baleasri sebagai upaya mendorong transformasi pemasaran berbasis digital, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini digelar di Pendopo Balai Desa Baleasri dan diikuti pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruna, serta unsur pemerintah desa.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan UMKM desa untuk beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital agar mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNP tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai pendamping literasi digital bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Baleasri, Sekretaris Desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Fitri Yuni Hariyani, M.Pd., serta perwakilan pelaku UMKM se-Desa Baleasri. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sektor ekonomi desa berbasis teknologi.

Materi pelatihan disampaikan oleh Rafli Rakasiwi dari PT World Innovative Telecommunication yang mengulas dasar-dasar digital marketing, branding produk, serta pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok untuk promosi UMKM. Peserta juga mendapatkan pendampingan praktik pembuatan akun bisnis dan penyusunan konten promosi sederhana yang aplikatif.
Kepala Desa Baleasri, Juremi, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKNP yang dinilai tepat sasaran. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM Desa Baleasri agar mampu berkembang dan bersaing melalui pemanfaatan media digital,” ujarnya.
Senada dengan itu, DPL KKNP STAIM Magetan, Dr. Fitri Yuni Hariyani, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.
“Digital marketing menjadi kompetensi penting bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di era sekarang,” tuturnya.

Salah satu peserta, Tumirah, pelaku UMKM tas anyam, mengaku memperoleh pemahaman baru setelah mengikuti pelatihan. “Saya jadi lebih paham cara membuat akun bisnis dan mempromosikan produk lewat media sosial,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKNP Kelompok 6 berharap pelaku UMKM Desa Baleasri mampu mengimplementasikan strategi pemasaran digital secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam mendorong penguatan ekonomi desa berbasis inovasi dan teknologi.