Magetan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Partisipatoris (KKNP) Kelompok 03 STAIM Magetan menghidupkan kembali kegiatan Safari Ramadhan di sejumlah Sekolah Dasar dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo pada sabtu, 28 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak selama bulan suci Ramadhan.
Safari Ramadhan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan pengurus TPA yang menyambut baik kehadiran mahasiswa KKNP. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan keagamaan bagi generasi muda.
“Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk menanamkan nilai iman, akhlak, dan kebersamaan kepada anak-anak sejak dini,” ujar salah satu mahasiswa KKNP Kelompok 03.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi keagamaan dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengikuti berbagai kegiatan seperti cerita inspiratif tentang keutamaan Ramadhan, simulasi praktik wudhu dan salat yang benar, kuis keislaman, hingga ice breaking bernuansa edukatif.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Banyak siswa dan santri yang aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti setiap kegiatan yang diberikan oleh mahasiswa.
Pelaksanaan Safari Ramadhan dilakukan secara bergilir di beberapa SD dan TPA di lingkungan Desa Selotinatah. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak anak-anak melakukan murojaah hafalan surat pendek serta memberikan motivasi agar lebih semangat menjalankan ibadah selama Ramadhan.
Mahasiswa KKNP berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat belajar agama pada anak-anak.
“Kami berharap kegiatan Safari Ramadhan ini dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan menjadi tradisi yang memberikan manfaat bagi generasi muda di Desa Selotinatah,” ujar salah satu mahasiswa.

Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan keislaman sekaligus menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki iman dan akhlak yang baik.