Sejarah Singkat

Home Profil Sejarah Singkat

Sejarah STAI Ma’arif Magetan

Berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Magetan tidak lepas dari sosok Alm. Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd (1956-2023). Beliau adalah putra asli kelahiran Desa Baluk Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan yang berdomisili di Kabupaten Nganjuk. Minat beliau dalam dunia pendidikan membuat beliau terlibat aktif mengajar di berbagai lembaga pendidikan, termasuk di STAI Miftahul ‘Ula Nglawak Kertosono Nganjuk sebagai dosen dan staf akademik.

(Alm) Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd
Foto (Alm) Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd

Tidak lupa dengan tanah kelahirannya, beliau mengusulkan kepada pihak Yayasan dan Senat STAI Miftahul ‘Ula Nglawak Kertosono untuk membuka kelas jauh di wilayah Kabupaten Magetan. Usulan itu disambut baik, sehingga pada akhir bulan Agustus tahun 2000 disepakati bahwa STAI Miftahul ‘Ula Nglawak Kertosono akan membuka perkuliahan di Magetan, tepatnya di MTsN Temboro (sekarang MTsN 1 Magetan) yang berlokasi di Desa Baluk Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan.

Secara singkat Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan berawal ketika akhir bulan Agustus tahun 2000, pengurus Yayasan Miftahul Ula’ dan Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ula’ Nglawak Kertosono Nganjuk mengadakan rapat tentang usul yang disampaikan oleh beberapa dosen termasuk Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd tentang pembentukan kelas jauh untuk pembukaan kuliah diwilayah Magetan dan Madiun.

Usul tersebut diajukaan sebagai upaya realisasi gagasan kami semenjak tahun 1996 oleh Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd, agar di Magetan berdiri Perguruan Tinggi yang mandiri, representatif dan professional disamping mengangkat nama lembaga tersebut. Mulai bulan September tahun 2000, hampir setiap minggu dua kali dari Nganjuk Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd ke Magetan untuk melakukan koordinasi serta persiapan pembukaan perguruan tinggi tersebut. Selanjutnya gagasan dan usul tersebut disetujui oleh pengurus yayasan dan pimpinan STAI Miftahul Ula’ dalam rapat Tanggal 17 Februari 2001.

Setelah disetujui, bulan Februari Tahun 2001 Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd semakin sering bertemu dengan tokoh-tokoh yang berpotensi bisa membantu dan berpartisipasi dalam realisasi demi mewujudkan berdirinya perguruan tinggi dimaksud. Tokoh-tokoh yang ditemui termasuk pengurus Yayasan Ma’arif Karangrejo Magetan. Kemudian akhirnya dibuka kelas jauh serta di muat dalam brosur penerimaan mahasiswa baru program diploma dua (D2) PGSD/ PGMI tahun akademik 2001 / 2002 bertempat di MTsN Temboro dengan ketua koordinator Bapak Dr. Sulhan Hamid Abdul Ghani, M.Pd.I.

Melihat animo masyarakat, mahasiswa dan atas masukan bebabagai pihak supaya STAIM Ma’arif Magetan bisa melaksankan perkulihaan sendiri saecara mandiri serta untuk menguatkan keberadaan STAIM di Kabupaten Magetan, Dr. KH. Sulhan Hamid Abd. Ghani, M.Pd selaku koordinator perkulihaan dan pengurus Yayasan Pendidikan Ma’arif Karangrejo Magetan, membuat permohonan rekomendasi kepada Bapak Bupati Magetan.

Selanjutnya bulan April tahun 2002 rekomendasi Bupati Magetan turun dan kami teruskan ke Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta Wilayah IV Surabaya serta ke Dirjen Baga Islam Jakarta. Berkat rahmat dan hidayah Allah SWT, pada 17 Juli 2003 STAI Ma’arif Magetan telah diakui keberadaanya dengan turunya Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : 240/DJ/II/2003 dengan prodi PAI (Pendidikan Agama Islam).

Dengan adanya surat keputusan tersebut, Sekolah Tinggi Agama Ma’arif Magetan adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Islam di Kabupaten Magetan yang berhak melaksanakan perkulihaan secara mandiri, melaksanakan ujian, membimbing dan menguji skripsi, mewisuda serta mengelurakan ijazah sendiri. Mulai Tahun akademik 2004 – 2005 STAI Ma’arif Magetan sudah mulai menempati gedung sendiri berlantai tiga (sebelumnya menumpang di MTsN Temboro Karangrejo Magetan) yang berlokasi di Jalan Raya Maospati Ngawi, Desa Baluk Karangrejo Magetan.