Belajar PAI Jadi Menyenangkan, KKNP STAIM Magetan Gelar Cerdas Cermat Islami di SDN Bangsri 2

Mahasiswa KKNP STAIM Magetan

Belajar PAI Jadi Menyenangkan, KKNP STAIM Magetan Gelar Cerdas Cermat Islami di SDN Bangsri 2

Magetan – Suasana belajar di SDN Bangsri 2 tampak berbeda pada Selasa (27/1/2026). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Partisipatoris (KKNP) STAIM Magetan Kelompok 07 menghadirkan lomba Cerdas Cermat Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dikemas secara kompetitif dan menyenangkan bagi siswa kelas 4, 5, dan 6.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Ajang Kompetensi Siswa Islami (AKSI). Sejak pagi, antusiasme siswa terlihat jelas. Sorak sorai dan tepuk tangan mewarnai jalannya lomba, menciptakan suasana kompetisi yang meriah namun tetap tertib.

Lomba cerdas cermat diikuti oleh beberapa tim yang masing-masing terdiri dari tiga siswa. Perlombaan dibagi ke dalam tiga babak utama. Babak pertama berupa penyisihan yang dilaksanakan menggunakan aplikasi Quizizz, di mana peserta menjawab soal-soal seputar akidah, akhlak, fiqih, serta kisah Isra’ Mi’raj dengan batas waktu tertentu. Hasil babak ini menentukan tim yang melaju ke tahap berikutnya.

Siswa Mengikuti Lomba
Peserta mengerjakan soal berbasis online (quisiz) yang telah di siapkan oleh Mahasiswa KKNP STAIM Magetan 2026. Selasa (27/1/2026). (Foto: Mahrus Syahid Ali)

Babak kedua merupakan babak soal wajib. Setiap tim menjawab pertanyaan secara bergiliran. Pada tahap ini, kemampuan kerja sama tim dan ketenangan berpikir menjadi faktor penentu perolehan poin. Suasana semakin menegangkan pada babak terakhir, yakni babak soal rebutan. Peserta dituntut sigap dan cepat menekan bel untuk mendapatkan kesempatan menjawab lebih dulu.

Guru Pendidikan Agama Islam SDN Bangsri 2, Ibu Ida, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif karena anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Materinya juga berkaitan dengan Isra’ Mi’raj, sehingga mereka tidak hanya mendengar cerita, tetapi benar-benar memahami maknanya,” ujarnya.

Menurutnya, metode pembelajaran berbasis kompetisi membuat siswa lebih aktif.
“Anak-anak yang biasanya pasif jadi berani menjawab. Mereka belajar bekerja sama dan lebih percaya diri,” tambahnya.

Antusiasme juga dirasakan oleh para peserta. Salah satu siswa mengaku senang mengikuti lomba tersebut.
“Seru dan menantang. Awalnya takut salah, tapi kakak-kakak KKNP memberi semangat, jadi berani,” tuturnya sambil tersenyum.

Cerdas Cermat KKNP
Antusias peserta mengikuti perlombaan cerdas cermat yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKNP STAIM Magetan Kelompok 07. Selasa (27/1/2026). (Foto: Mahrus Syahid Ali)

Di waktu yang sama, kegiatan AKSI di kelas lain juga berlangsung meriah, menjadikan suasana sekolah dipenuhi nuansa kompetisi Islami yang edukatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNP STAIM Magetan berharap dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap pelajaran agama serta memperingati Isra’ Mi’raj dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang dan pemberian hadiah sederhana sebagai bentuk apresiasi. Meski dilaksanakan dengan fasilitas terbatas, semangat belajar, kebersamaan, dan keceriaan yang tercipta meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, dan mahasiswa KKNP yang terlibat.

Print
WhatsApp
Facebook
Email

Leave Your Comment

Kabar Terbaru

Mahasiswa KKNP STAIM Magetan Hidupkan Tradisi Safari Ramadhan di SD dan TPA Desa Selotinatah

Mahasiswa KKNP STAIM Magetan Semarakkan Ramadhan Lewat Pawai Obor di Ponpes Al-Mujahidin

Mahasiswa KKNP STAIM Magetan Gelar Lomba TPQ Inklusif di Desa Sumberdukun

Pengumuman

Info Agenda