Magetan – Suasana khidmat sekaligus penuh makna terasa dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian STAIM Magetan pada [22-09-2025).
Dalam kesempatan ini, Muhammad Luthvi Al Hasyimi, M.Pd selaku Ketua STAIM Magetan memberikan tausiah yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa cinta kepada Rasulullah tidak cukup hanya dengan ucapan, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata.
“Kita boleh mengklaim bahwa kita punya rasa cinta kepada Rasulullah SAW, tapi setiap klaim perlu pembuktian. Untuk itu klaim cinta kita kepada Nabi perlu kita buktikan”. Ungkapnya.
Bukti nyata bahwa seseorang sedang jatuh cinta tak luput disampaikan juga oleh beliau, disampaikan 3 hal yang menjadi bukti bahwa seseorang benar benar mencintai Rasulullah SAW. Yang pertama, sering dan senang menyebut orang yang dicintai. Kedua, pasti menginginkan berjumpa dan dekat dengan orang yang dicinta. dan yang ketiga, Pasti ingin menggembirakan orang yang dicintai.
“Maka pembuktian cinta kepada Nabi adalah senang menyebut nama Nabi melalui sholawat, mengaku cinta tapi tidak senang sholawat maka cintanya diragukan. Orang yang cinta pada Nabi pasti ingin ziarah ke Makkah Madinah tempat hidup sang pujaan hatinya dan bercita-cita untuk ziarah makam Rasulullah SAW, mengaku cinta nabi tapi tidak ingin ziarah Makkah Madinah itu berarti cintanya diragukan. Orang yang cinta pada Nabi pasti ingin mengembirakan Nabi dengan amal baik sebanyak mungkin dan melanjutkan perjuangan beliau.” Tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan penampilan seni religi dari UKM Kesenian yang semakin memperkuat suasana ukhuwah. Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan mampu menjadi momentum bagi mahasiswa STAIM Magetan untuk semakin memperdalam cinta kepada Rasulullah dan mengamalkan nilai-nilai mulia dalam kehidupan sehari-hari.