Ngariboyo – Suasana khidmat menyelimuti GOR Desa Selopanggung, Kecamatan Ngariboyo, dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Partisipatoris (KKNP) Kelompok 02 STAIM Magetan, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini terasa istimewa dengan hadirnya lantunan Asmaul Husna yang dibawakan secara kolaboratif oleh Grup Asmaul Husan Bi-Qolbi bersama mahasiswa KKNP.
Lantunan 99 nama Allah yang menggema di dalam gedung menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan menjadi pembuka refleksi spiritual bagi masyarakat yang hadir. Kolaborasi antara mahasiswa dan kelompok ibu-ibu desa tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan nilai religius dalam memperingati perjalanan agung Rasulullah SAW menerima perintah sholat.

Peringatan Isra Mi’raj ini turut dihadiri ratusan warga yang tergabung dalam Majelis Taklim, Muslimat NU Ranting Selopanggung, serta tokoh masyarakat setempat. Selain lantunan Asmaul Husna, kegiatan juga diisi dengan pengajian dan tausiyah yang mengajak jamaah untuk kembali meneguhkan komitmen menjalankan sholat lima waktu sebagai inti pesan peristiwa Isra Mi’raj.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Wahib (Dosen STAIM Magetan) menekankan bahwa sholat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan fondasi utama dalam membentuk kepribadian dan ketenteraman hidup bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Isra Mi’raj harus tercermin dalam kedisiplinan ibadah dan akhlak sehari-hari umat Islam.

Perwakilan mahasiswa KKNP Kelompok 02 STAIM Magetan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan religius dan kultural.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya seremonial, tetapi juga menyentuh sisi spiritual masyarakat dan mempererat hubungan mahasiswa dengan warga,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Lurah Desa Selopanggung, Drs. Kaderi, yang menyambut baik kontribusi mahasiswa KKNP selama menjalankan pengabdian di desa. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKNP STAIM Magetan yang telah berperan aktif membantu kegiatan desa, termasuk dalam pelaksanaan peringatan Isra Mi’raj ini,” ungkapnya.

Peringatan Isra Mi’raj di Desa Selopanggung ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bersama untuk meneladani nilai-nilai Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga sholat, memperkuat keimanan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan religius.